Gerindra hingga saat ini
optimis untuk mengusung Ketua Dewan Pembina partai Prabowo Subianto sebagai
calon presiden di 2014. Menurut anggota Dewan Pembina Partai Gerindra Hashim
Djojohadikusumo, Gerindra sudah pasti akan mengusung Prabowo Subianto yang juga
kakak kandungnya sebagai capres 2014.
"Sudah ada jelas Prabowo Subianto (capres) sudah
jelas. Cawapres kita lihat saja nanti. Belum diputuskan. Ada kalangan partai,
non partai," ujar Hashim di sela-sela Rakernas Gerakan Masyarakat
Sanathana Dharma Nusantara di Hotel Twin Plaza, Sabtu (6/7) lalu.
Menurut Hashim, dalam pemilu legislatif mendatang,
Gerindra menargetkan 112 kursi di Senayan. "Saya pribadi optimis dapat di
atas itu. Caleg harus siap memasuki kampanye," ujarnya.
Namun di internal Gerindra
sendiri, pencalonan Prabowo belum diamini seratus persen oleh semua kadernya.
Salah satunya adalah Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok yang saat ini menjadi
Wakil Gubernur DKI Jakarta.
Ahok justru mendukung Jokowi
sebagai capres.Dukungan Ahok kepada Jokowi memang bukan tanpa
alasan. Menurut Ahok selama lembaga survei selalu menempatkan Jokowi sebagai
presiden terpopuler dibanding Prabowo."Iya bagus itu ( Jokowi
nyapres), kalau kita berandai-andai," ujar Ahok di Balai Kota, Jakarta,
Jumat (26/7).
Ahok mengaku juga enggan ditarik menjadi cawapres oleh
Jokowi jika maju dalam Pilpres 2014 mendatang. Ahok tak ingin meninggalkan
Jakarta. "Kita
berandai-andai, apa jadinya Jakarta kalau ditinggal dua orang. Kalau ditinggal
salah satu gak apa-apa," terang Ahok. Padahal
dalam berbagai kesempatan sebelumnya, Ahok mengaku ingin Jokowi tetap di Balai
Kota DKI Jakarta. Ahok ingin Jokowi tetap menyelesaikan satu periode di DKI
Jakarta.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar